Saturday, April 28, 2012

 



Kebahagian akan terasa lebih lengkap apabila kita dikelilingi oleh orang-orang yang kita cintai. Berbicara tentang cinta ada beberapa orang yang tidak diragukan lagi ketulusan cintanya dan tidak akan pernah melepaskan cinta mereka untuk kita yaitu keluarga terutama orang tua. Keberhasilan dan perjuangan yang telah kita gapai selama ini tidak terlepas dari cinta, kasih sayang, dukungan serta bimbingan dari orang tua. Bahagiaku surga mereka dan derita pilu meraka.....

Aku berdiri mengenakan togak ini disebuah jalan setapak yang gelap pandanganku tertuju pada kedua orang dikejauhan sana dengan senyuman yang tak asing dimataku...
Dua orang yang aku hargai, dua orang yang aku hormati, aku cintai, dan aku sayangi... Yah,, mereka papa dan mamaku....
Dengan disertai senyuman aku berjalan menghampiri mereka, seiring dengan langkah terlintas dibenapku atas apa yang mereka lakukan terhadap diriku selama ini...
Mama yang telah mengandungku selama sembilan bulan, mama yang telah memperjuangkan hidup dan matinya hingga aku dapat hadir didunia ini...
Mama juga telah merawatku dengan penuh kelembutan dan kasih sayang...
Papa yang telah mendidikku, papa yang rela bekerja banting tulang, ikhlas mengeluarkan keringatnya agar aku dapat menikmati hidup detik demi detik, hari demi hari, bahkan tahun demi tahun...
Apakah yang dapat aku lakukan untuk membalas mereka...
Sering aku tutup kuping gak mau dengerin nasihat mereka...
Sering banget aku bohong kepada mereka untuk kepuasanku...
Sering aku melawan jika mereka marah akan kenakalan ku...
Sering juga banting pintu dihadapan mereka, jika mereka tidak mengabulkan permintaanku...
Dan bahkan, sering aku mengatakan kata-kata kasar yang tidak pantas mereka dengar dari bibirku...
Dasar cerewet, kolot, kuno...
Tapi,,, apakah mereka memendam perasaan dendam kepadaku....
TIDAK....
Tidak sama sekali...
Mereka dapat tulus memaafkan kekhilafku, mereka tetap menyayangiku dalam setiap hembusan nafas mereka...
Bahkan mereka tetap menyebut namaku disetiap doa-doa mereka hingga aku menjadi seperti saat ini...
Ya Allah,, betapa durhakanya aku...
Tak sadarkah aku bahwa mereka adalah orang yang sangat berarti dalam hidupku...
Langkah-langkah ku terhenti dihadapan mereka, dan kupandangi papa dan mamaku inchi demi inchi...
Badan yang dulu tegap, kekar kini mulai membungkuk...
Rambut yang dulu hitam kini mulai memutih...
Dan kulit mereka kencang kini mulai berkeriput...
Ku tatap mata mereka yang berbinar-binar,, dan mulai meneteskan air mata bahagia, air mata haru, air mata bangga melihatku menjadi orang yang berhasil...
Ku cium tangan meraka,, ku peluk meraka sambil berkata “ Papa mama yang aku berikan saat ini tidak akan cukup membalas semua papa mama berikan kepadaku selama ini kepadaku...”
Terima kasih papa...
Terima kasih mama...
Sampai akhir hayatku...

Monday, April 16, 2012

SINOPSIS NOVEL TAHUN 1966

Judul         : Pada Sebuah Kapal
Karangan : NH. Dini
Cetakan   : Kedua, Tahun 1988
Tebal        : 350 Halaman


Berikut ini adalah sinopsisnya  :

Sri dilahirkan dari sebuah keluarga sederhana yang sangat menyukai seni. Ayahnya merupakan seorang pelukis. Sejak masih kecil, Sri dimasukkan ke sekolah tari. Sri amerupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sri dan keluarganya hidup dengan damai di sebuah desa kecil yang berada di daerah Semarang, Jawa Tengah. Saat Sri berumur tiga belas tahun, ayahnya meninggal dunia dan setelah menyelesaikan sekolah menengah atas, Sri bekerja di sebuah stasiun radio sebagai penyiar yang berada di kotanya. Selama tiga tahun menjadi seorang penyiar radio, Sri mulai merasakan kejenuhan akan pekerjaannya. Sri mencoba mengikuti pendidikan pramugari yang ada di kota tersebut dan akhirnya Sri mendapat sebuah kesempatan untuk diuji di Jakarta. Tapi sayang, Sri tidak lulus menjadi seorang pramugari disebabkan adanya sebuah penyakit yang berada di dalam paru – parunya. Setelah berobat, Sri harus beristirahat selama tiga bulan dan Sri memilih sebuah desa di Salatiga, Jawa Tengah untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya. Setelah sembuh, Sri mencoba untuk hidup di Jakarta meskipun tidak menjadi seorang pramugari. Sri yakin dengan bakat yang dimiliki dirinya ia dapat hidup di Jakarta. Sri tinggal di rumah pamannya yang sebelumnya ditempati oleh kakaknya, Sutopo yang telah lebih dulu ke Jakarta. Kini Sutopo telah memilki rumah di Jakarta. Di Jakarta ia bekerja sebagai penyiar radio dan penari untuk acara – acara istana. Di gedung latihan itu, Sri menyukai seorang laki – laki. Namanya Basir. Tapi perasaannya bertepuk sebelah tangan. Di sisi lain, Yus sangat mencintainya dan ingin menikah dengannya. Tapi Sri tidak begitu menyukai Yus, karena komunis. Selain itu ada Narti, teman kecil Sri waktu sekolah dasar yang sekarang menjadi pramugari. Narti sering main ke rumah paman Sri untuk mengunjunginya. Narti memperkenalkan kedua teman yang bekerja di angkatan udara kepada Sri, mereka bernama Saputro dan Mokar. Pertemanan Sri dan Suparto awalnya biasa – biasa saja. Seperti biasanya, sikap Saputro sangat lembut dan perhatian. Dari sikapnya itu, Sri mulai jatuh hati dengan sosok Saputro. Kedekatan antara Sri dengan Saputro semakin dekat setelah mereka bertemu di acara Malam Kesenian Kongres Pemuda se-Asia. Dari pertemuan itulah, keduanya yakin kalau mereka saling mencintai. Saputro memiliki jadwal penerbangan yang tidak menentu sehingga kedatangannya tidak dapat diperkirakan oleh Sri. Setelah Saputro selesai mengikuti pendidikan di Cekoslovakia, mereka memutuskan untuk tunangan dan segera menikah. Setelah kembali dari Cekoslovakia, Saputro menemui Sri dan memberikan sebuah cincin sebagai tanda pengikat diantara mereka. Malam itu pun mereka habiskan bersama. Seperti biasanya Saputro harus melakukan penerbangan dengan jadwal yang tidak menentu. Walaupun jarak yang cukup jauh, mereka telah menyiapkan segala sesuatu untuk pernikahan. Tapi kebahagiaan yang sebentar lagi akan diraih oleh Sri harus pupus ditengah jalan, dikarena Saputro tewas saat penerbangan dari Bandung menuju Jakarta akibat cuaca yang buruk.Kabar ini sangat melukai hati Sri. Sri seperti tidak mempunyai semangat hidup lagi, dan dia memutuskan untuk menenangkan diri. Dalam kesedihannya, Carl selalu menghibur Sri. Carl merupakan teman Sutopo yang sebenarnya dia juga mencintai Sri. Namun ada satu hal yang tidak disukai Sri dari Carl, dia terlalu sombong dengan kekayaan yang dimiliki olehnya meskipun sikapnya baik terhadap Sri.Sepuluh bulan setelah wafatnya Sutopo, Sri memutuskan akan menikah dengan Charles yang berkebangsaan Perancis. Charles adalah seorang diplomat yang sangat tertarik dengan kebudayaan. Keputusannya untuk menikah dengan Charles ditentang oleh keluarga, terutama Sutopo. Kakaknya itu tidak merestui kalau Sri menikah dengan Charles. Sutopo yakin Sri tidak akan bahagia menikah dengan Charles karena Sri belum begitu mengenal Charles. Namun Sri tidak mempedulikan nasehat keluarga. Ia tetap menikah dengan Charles dan kewarganegaraannya menjadi Perancis. Setelah menikah, mereka bermukim di Kobe, Jepang. Kehidupan rumah tangga Sri tidak bahagia, Charles yang pada awalnya baik, perhatian sebelum menikah, kini berubah menjadi seorang yang pemarah, pelit, dan suka membentak – bentak. Sri yang sejak awal tidak mencintai Charles, menjadi semakin benci karena sikap yang ditunjukan Charles. Dari Charles, Sri melahirkan seorang anak perempuan. Pada kesempatan liburan, Charles mengajak anak dan istrinya untuk melakukan perjalanan ke beberapa Negara. Setelah dari Indonesia, mereka berangkat ke Saigon. Di sana Charles Menyuruh kepada istrinya untuk melakukan perjalanan dengan kapal. Sementara dirinya akan mengunjungi beberapa Negara yang akan dikunjunginya. Sri tidak merasa keberatan melakukan perjalanan dengan kapal berdua dengan anaknya yang masih berumur dua tahun. Karena Sri tidak pernah mengharapkan suaminya yang pemarah itu. Hanya kewajibanlah yang mengikat Sri untuk setia terhadap suaminya.Perjalanan dari Saigon menuju Marseille membutuhkan waktu yang lumayan lama, sekitar tiga bulan. Di kapal itulah Sri bertemu dengan Michel, seorang komandan kapal yang juga kecewa dengan istrinya. Sejak pandangan pertama, Sri mulai tertarik karena sikapnya dan pada beberapa kesempatan, mereka bertemu. hubungan antara Sri dengan Michel semakin dekat setelah acara pesta dansa. Sejak saat itu mereka sering bertemu dan cinta pun mulai tumbuh diantara mereka berdua. Awalnya Sri berpikir untuk selalu setia terhadap suaminya yang tidak pernah dicintainya, tapi Sri juga berhak untuk mendapatkan kebahagiaan. Dia sangat mencintai Michel, dan Michel pun demikian. Sosok Michel mengingatkan Sri pada cintanya yang telah hilang. Selama perjalanan itulah dia menemukan kebahagiaan yang selama ini tidak pernah dirasakan olehnya.Setelah sampai di Marseille, Charles sudah menunggunya dan Sri pun harus berpisah dengan kekasihnya Michel. Setelah pekerjaan suaminya selesai, mereka kembali ke Kobe. Kehidupan Sri berjalan seperti biasanya. Setelah sekian lama tidak bertemu, akhirnya Michel mengabarkanakan lewat telegram bahwa dia akan ke Yokohama. Sri sangat gembira mendengar kabar ini. Akhirnya Michel dan Sri bertemu, mereka saling mencintai dan pada kesempatan – kesempatan yang jarang itu mereka selalu menghabiskan waktu bersama. Sri dan Michel menyadari akan keterikatan mereka terhadap pernikahan yang mereka jalani dengan pasangan masing – masing. Namun keadaan itu tidak menghalangi cinta keduanya. Sri sadar akan kehidupan Michel, dan dia akan selalu mencintai Michel.

Wednesday, March 21, 2012

Hubungan Manusia dengan Kebudayaan

Kebudayaan berasal dari kata budaya. Kata budaya berasal dari bahasa Sanksekerta yaitu budhaya yang berarti hal yang berkaitan budi dan akal pada manusia. Budaya terbentuk berbagai unsur yaitu agama, politik, adat istiadat, atau pun bahasa. Jadi sebuah kebudayaan tidak bisa digambar secara nyata tetapi dapat dipikirkan secara luas. Sebuah kebudayaan sangatlah erat hubungannya dengan masyarakat, karena segala sesuatu yang terjadi pada masyarakat  ditentukan oleh sebuah kebudayaan yang dimilki oleh masyarakat itu sendiri. Sebuah kebudayaan juga dapat sebagai sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Sehingga dapat diperoleh bahwa sebuah keebudayaan itu sesuatu yang dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Sehingga dalam menjalankan kehidupan sehari-hari kebudayaan itu abstrak. Manusia dan kebudayaan pada hakikatnya memiliki hubungan yang sangat erat, dan hampir semua tindakan seseorang adalah kebudayaan. Manusia dalam kebudayaan mempunyai 4 kedudukan yaitu penganut kedudukan, pembawa kebudayaan, manipulator kebudayaan, dan pencipta kebudayaan. Pada sebuah kebudayaan besar biasanya mempunyai sub-kebudayaan yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya.

Hubungan Manusia Dengan Penderitaan

Penderitaan adalah sebuah kata yang berasal dari kata derita yang bersumber dari bahasa Sanksekerta yaitu Dhra berarti menanggung atau menahan. Derita adalah merasakan sesuatu yang tidak mengenakan bagi diri ini. Penderitaan merupakan suatu realitas sebuah kehidupan manusia. Penderitaan akan dapat dirasakan oleh manusia. Identitas sebuah penderitaan memiliki sebuah tingkatan, yaitu ada ringan atau pun yang berat. Namun peranan sebuah individu juga dapat menentukan berat tidaknya sebuah penderitaan yang dirasakan oleh manusia. Ada pula sebuah penderitaan dijadikan sebuah energi untuk bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya atau pun sebagai langkah awal bagi manusia untuk mendapatkan kenikmatan dan kebahagian. Namun dengan adanya sebuah penderitaan, setiap manusia dapat mengambil sebuah pelajaran kehidupan agar manusia masuk ke dalam lubang yang sama sehingga manusia tidak kian menderita. Untuk mengatasi sebuah penderitaan yang di alami manusia, diperlukan jiwa yang tegar dan mental yang kuat. Terkadang penderitaan yang di alami manusia disebabkan oleh perbuatan buruk yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Penderitaan yang dilakukan oleh manusia dapat terjadi dalam hubungan manusia dengan manusia atau hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan ini terkadang disebut nasib buruk oleh manusia. Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau sebuah siksaan, namun dengan sebuah kesabaran, tawaqal, dan sebuah rasa optimisme merupakan suatu usaha manusia untuk mengatasi sebuah penderitaan. 

Wednesday, January 11, 2012

Arti dari Sebuah Plagiarisme

    Plagiarisme adalah suatu kegiatan menjiplak atau mengambil suatu karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain. Plagiarisme dianggap sebagai sebuah tindakan pidana dikarenakan mengambil atau mencuri suatu hak cipta. 
    Plagiarisme merupakan bentuk dari pelanggaran UU Hak Cipta dan pelanggaran etika, dikarenakan dalam pasal 14 dan15 No 19 Tahun 2002 mengatur tentang pelanggaran hak cipta.
  • menggunakan karya orang lain secara mentah tanpa memberikan tanda, bahwa karya tersebutdiambil sama persis dari karya orang lain.
  • mengambil pendapat orang lain tanpa memberikan sumbernya
  • mengakui tulisan orang dari orang lain sebagai tulisan sendiri
  • mengakui pendapat orang lain sebagai hasil pemikiran sendiri
  • mengakui hasil penemuan orang lain sebagai hasil karya sendiri 
   Menurut pendapat saya:
   Plagiarisme sebagai bentuk pelanggaran hukum, dikarenakan melanggar hak cipta. Dan perilaku plagiarisme sangatlah tidak terpujikarena tidak menghargai hasil sebuah pemikiran atau karya seseorang. Bagi pelaku yang melakukan plagiarisme dengan menghukumnya.
   Solusi dalam menangani plagiarisme adalah dengan memperbanyak sosialisasi ke masyarakat dan pendidikan tentang bahaya dari plagiarisme dan perilaku plagiarisme.
   Lebih baik diri kita mulai berfikir kreatif untuk menghasilkan karya-karya yang baik. Negara kita ini adalah negara yang mempunyai SDA dan SDM yang melimpah. Negara ini dapat memanfaatkan yang kita miliki untuk menjadikan negara ini maju.



Saturday, December 17, 2011

Hubungan Hukum dan Negara

Assalamualaikum Wr. Wb

Pada posting kali ini saya akan membahas hubungan antara Negara dengan Hukum.
Berikut penjelasannya:

Negara: suatu wilayah di dunia ini yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial, dan budaya diatur oleh pemerintah yang ada pada daerah tersebut. Negara juga memiliki juga memiliki suatu aturan yang berlaku bagi semua orang yang berada di daerah tersebut. Adapun syarat-syarat terbentuknya suatu negara yaitu dengan ada wilayah, rakyat, pemerintahan yang berdaulat, dan pengakuan dari negara lain.

Hukum: suatu sistem yang sanagat penting dalam melaksanakan suatu kekuasaan dan kelembagaan dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam berbagai bidang. Hukum sangat diperlukan dalam meninjau kembali keputusan-keputusan pemerintah.

Jadi, dari rangkaian diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan antara negara dengan hukum yaitu sebagai suatu sistem yang membatasi dan mengawasi demi terciptanya kenyamanan dan ketertiban, dalam bermasyarakat di suatu daerah tersebut. Jika suatu negara tidak memiliki hukum, maka orang-orang yang memiliki kekuasaan yang tinggi yang berpengaruh pada suatu negara tersebut dapat melakukan perbuatan yang semena-mena terhadap orang orang yang tidak memiliki kekuasaan.

Berikut ini adalah contoh pelanggaran hukum: